TUGAS
ILMU BUDAYA DASAR
ORIENTASI
BUDAYA
“WAY
OF LIFE”
Edi Fakhri
Edo Reva Pradana
31417868
1ID05
Fakultas
Teknnologi Industri
Teknik
Industri
Jalan Akses UI,Kelapa
Dua,Tugu,Depok,Tugu Cimanggis, Kota
Depok,
Jawa Barat 16451
2017/2018
KATA
PENGANTAR
Segala
puji bagi TUHAN YME yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kita
semua sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini.
Sebelumnya penulis ingin
mengucapkan terima kasih kepada Pak Edi Fakhri selaku dosen pembimbing yang
telah memberikan tugas ilmu budaya dasar kepada penulis.
Terima kasih juga
kepada teman-teman yang telah banyak membantu baik dengan tenaga maupun pikiran
sehingga makalah ini dapat tersusun dengan cepat.
Dalam makalah ini mungkin banyak terdapat
kekurangan di sana sini sehingga membuat makalah ini kurang sempurna, Oleh karena
itu kritik dan saran dari Bapak ataupun pihak lain yang membaca ini sangat kami
harapkan untuk kesempurnaan makalah penulis ke depannya. Jika terdapat
kesalahan penulisan kata maupun makna dalam makalah ini penulis mohon maaf.
Akhir kata penulis ucapkan terima kasih.
Depok,
31 Oktober 2017
Penulis
Edo
Reva Pradana
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR..........................................................................................2
DAFTAR ISI.........................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang………………………………………………………..4
1.2
Rumusan Masalah…………………………………………………….4
1.3
Tujuan Penulisan…………………………………..………………… 4
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Penjelasan Apa Itu Softskill…………………………………………..5
2.2 Hakikat/Tujuan Hidup………………………………………………...5
2.3 Hakikat Karya………………………………………………………....6
2.4 Orientasi Waktu……………………………………………………….7
2.5 Pandangan Alam………………………………………………………8
2.6 Hubungan Manusia Dengan Manusia…………………………………9
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan…………………………………………………………...10
3.2
Saran………………………………………………………………......10
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sebagai
seorang mahasiswa yang baik, kita dituntut untuk mengembangkan softskill kita,
tidak hanya untuk nilai tugas atau apapun itu yang berkaitan dengan mata
kuliah. Tetapi jauh di dalam pemikiran kita softkill itu sangat penting untuk
mengasah kemampuan yang ada pada diri kita . didalam dunia kerja tidak hanya
hardskill, softkill juga sangat dibutuhkan, jadi saya akan menjelaskan sedikit
tentang softkill itu apa.
1.2 Rumusan Masalah
a.
Penjelasan
apa itu softskill
b.
Hakikat
atau tujuan hidup kita
c.
Hakikat
karya
d.
Orientasi
waktu (masa lalu, masa sekarang, masa depan)
e.
Pandangan
alam
f.
Hubungan
manusia dengan manusia
1.3 Tujuan Penulisan
a. Mengetahui tentang
penjelasan softskill
b. Menjelaskan hakikat atau
tujuan hidp kita
c. Menjelaskan apa hakikat
karya
d. Menggambarkan orientasi
waktu yang telah dilalu, sedang dilalui dan yag akan dilalui
e. Menjelaskan pandangan alam
menurut kita
f. Menjelaskan hubungan
manusia dengan manusia itu seperti apa
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Softskill
Soft skill adalah suatu kemampuan, bakat, atau
keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia. Soft skill adalah kemampuan
yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau tidak
kelihatan wujudnya. Namun, softskill ini dapat dikatakan sebagai
keterampilan personal dan inter personal.
Yang
dimaksud softskill personal adalah kemampuan yang di manfaatkan untuk
kepentingan diri sendiri. Misalnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri, dapat
menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir
positif. Itu semua dapat di kategorikan sebagai softskill personal. Kemudian yang dimaksud
softskill inter personal adalah kemampuan yg dimanfaatkan untuk diri sendiri
dan orang lain. Contohnya,kita mampu ber hubungan atau ber interaksi dengan
orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain, dan lain lain. Nah, softskill juga harus di iringi dengan
hardskill, karena kita hidup tidak boleh hanya mempunyai softskill yang berkualitas
saja, tapi hardskill kita perlu diperhatikan. Dengan memiliki hardskill yang
baik, kita bisa menjadi manusia yang berkualitas. Misalnya, kita di sekolahkan
oleh orang tua kita, kita akan memiliki ilmu pengetahuan, nah ilmu tersebut
akan kita gunakan dalam kehidupan kita nanti, oleh karena itu, hardskill dan
softskill yang seimbang dapat menumbuhkan jiwa/pribadi yang berkualitas.
2.2 Hakikat Atau Tujuan Hidup
Hakikat
hidup kita adalah untuk selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta karena
memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai makhluk hidup untuk selalu
menjalankan kewajiban yang telah ditentukan oleh TUHAN Y.M.E. Berbicara soal
tujuan hidup, setiap orang punya tujuan hidup yang pasti ingin dicapainya dan
setiap orang tidak mungkin sama tujuan hidupnya. Tapi apakah semua orang akan
mampu mewujudkan tujuan hidupnya? Jawaban yang paling mungkin adalah tidak
semua, karena apa? Rata rata orang mempunyai tujuan hanya sebatas keinginan
belaka tanpa adanya usaha untuk mewujudkannya, tapi bagi orang yang benar benar
benar mengerti akan tujuan hidup itu apa pasti ia akan sungguh sungguh untuk
mengejar tujuan hidupnya. Ok, sekarang tujuan hidup saya itu adalah
bagaimana membuat hidup saya ini memiliki arti maksudnya adalah saya hidup
bukan hanya untuk diri sendiri tapi saya hidup ingin bias memberikan manfaat
untuk orang lain karena ketika kita hidup bias memberika manfaat dan menjadi
contoh untuk orang lain itu adalah kebahagiaaan tersendiri untuk saya, kemudian
saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya, karena kita
hidup itu harus melakukan sebuah improvent terhadap diri kita dari yang awalnya
tidak baik menjadi baik dari yang sudah baik berusaha mempertahankan kebaikan
yang sudah ada. Kita itu seperti mobil kenapa saya katakan demikian karena
setiap detik, menit, jam, hari, tahun kita selalu berusaha melakukan sebuah riset
terhadap diri kita sendiri dengan berpikir untuk memunculkan sebuah peruban
yang baru, tujuannya yaitu dia untuk menjadi manusia yang lebih baik kedepannya
agar menjadi manusia yang bermanfaat dan bias diterima oleh masyarakat luas.
Selanjutnya tujuan saya adalah saya ingin menjadi orang yang akan dikenal luas
karena hal positif yang telah diberikan kepada dunia ini dengan cara berusaha
menciptakan inovasi inovasi baru yang bisa memberikan kemudahan dalam melakukan
aktivitas khususnya dibidang transportasi. Saya ingin membuat kedua orang tua
bangga terhadap saya atas apa yang mereka berika terhadap saya semua tidak ada
yang sia sia, karena kebanggan orang tua adalah ketika mereka bisa melihat
anaknya mempunyai kehidupan lebih baik dari mereka.
2.3 Hakikat Karya
A.
Karya itu untuk nafkah hidup
Seseorang
biasanya menciptakan karya untuk mendapatkan royalti atau pendapatan untuk
menafkahi hidupnya. Sebagai contoh, seorang pencipta lagu yang menciptakan
berbagai lagu untuk penyanyi lain. Dari lagu-lagu yang diciptakan tersebut,
sang pencipta lagu mendapatkan royalti dari penyanyi tersebut. Kemudian royalti
tersebut digunakan untuk menafkahi hidupnya.
B. Karya
itu untuk kedudukan
Beberapa
orang menciptakan suatu karya bukan untuk menjadikannya sebagai orang yang kaya
raya ataupun digunakan untuk menafkahi hidupnya melainkan untuk mendapatkan
suatu penghargaan, kehormatan atau kedudukan. Sebagai contoh adalah Bill Gates.
Ia membuat karya berupa Operating System yang diproduksi perusahaannya yaitu
Microsoft. Ia membuat karyanya agar mendapat pernghargaan atau kerhormatan atas
karyanya yang mampu memperlancar segala kegiatan IT dan memotivasi orang lain
untuk berkarya kreatif seperti dirinya, sehingga ia mampu menjadi presiden
Microsoft. Jadi karya yang seperti dianggap sebagai alat untuk mendapat
kehormatan atau kedudukan yang lebih tinggi.
C.
Karya itu untuk menambah karya
Selain
berkarya untuk menafkahi hidup dan mendapatkan kedudukan atau kehormatan yang
lebih tinggi, ada juga beberapa orang yang berkarya hanya untuk menambah
karya-karya yang sebelumnya telah ada agar bertambah banyak tanpa memikirkan
penghasilan ataupun kedudukan. Sebagai contohnya adalah pencipta lagu keroncong
Gesang. Ia membuat karyanya bukan untuk mendapatkan uang pada intinya, tapi
lebih kepada untuk menambah lagu keroncong Indonesia lain yang sudah jarang ada
dan untuk dilestarikannya seni budaya keroncong. DAFTAR PUSTAKA
Koentjaraningrat. 1992. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta : Dian
Rakyat.
2.4
Orientasi Waktu
PENGERTIAN ORIENTASI DAN DIMENSI
Orientasi
adalah posisi seseorang dengan atau terhadap suatu relasi yang menjadi sasaran
atau arah kedekatan dan adaptasi terhadap suatu situasi,lingkungan,obyek atau
orang, dalam
study psikologi,orientasi merupakan kesadaran tentang atau terhadap
waktu,ruang,obyek,orang atau sebuah periode,proses yang mengantar seseorang
untuk melakukan penyesuaian.
a. Masa Lalu
Di masa lalu saya telah banyak melalui segala
hal yang terjadi baik itu hal yang menyenangkan atupun hal yang tidak
menyenangkan, antara keduanya saya tidak bias menceritakan secara detail karena
sebagian dari peristiwa tersebut saya sudah ada yang lupa akan apa aja saja
yang pernah terjadi dalam hidup saya. Dulu saya selalu berusaha menghabiskan
waktu untuk bersenang senang bersama teman teman dekat saya, karena memang saat
di masa kanak kanak itu sebagian waktu kita dihabiskan untuk bermain karena
memang pada saat itu kita tidak akan dipusingkan dengan hal hal yang dilakukan
orang dewasa dan disitu juga kita mulai mencari teman masa kecil kita yang akan
selalu kita ajak untuk bermain atau melakukan hal hal yang menyenangkan menurut
kita pada waktu itu.
b. Masa Sekarang
Masa sekarang kita perlahan sudah mulai untuk
berfikir akan apa saja yang telah kita lakukan apakah itu sesuatu yang
bermanfaat atau hanya membuang buang waktu saja, sekarang pun saya sudah mulai
memikirkan hal hal yang biasa dipikirkan oleh orang, meniru mengambil sesuatu
yang baik untuk diri saya, saya juga sudah mulai mencari jati diri dengan cara
berusaha terlihat menarik untuk orang lain terutama pada lawan jenis. Hal itu
menurut saya wajar karena masa masa remaja adalah masa dimana kita sudah mulai
membangun jati diri kita,masa masa nya kita harus mulai berfikiran dewasa dan
meninggalkan semua sifat kekanak kanakan yang memang sudah seharusnya saya
tinggalkan tapi bukan berarti sifat itu hilang dalam diri saya, semua sifat itu
masing ada hanya saja tidak terlalu sering di tonjolkan boleh sesekali
ditonjolkan tergantung situasi yang sedang terjadi. Di masa ini pun saya sudah
mulai mengoreksi diri saya dari masa lalu hingga saat ini apa saja yang telah
saya perbuat baik dimasa lalu atau saat
ini. Setalah saya mengoreksi semuanya
ada banyak kesalahan yang saya perbuat di masa lalu dan saat ini, saya pun
sadar karena kesalahan yang saya perbuat itu malah mempengaruhi saya pada saat
ini, penyesalan selalu hadir terkadang dalam hari hari saya atas kesalah yang
saya lakukan dimasa lalu dan saat ini, tapi saya hidup bukan menyesal , tapi
saya hidup untuk terus bergerak maju menuju arah yang lebih baik dari masa
sebelumnya. Memang penyesalan selalu hadir diakhir tapi saya diberikan akal dan
pikiran oleh Tuhan untuk selalu berpikir, setalah saya mengetahui alasan Tuhan
kenapa memberikan akal dan pikiran kepada saya, saya mulai berpikir untuk
berusaha memperbaiki semua kesalahan yang telah saya lakukan mungkin ini adalah
sesuatu hal berat karena tidak bias kembali ke masa lalu, akhirnya saya
memutuskan untuk perlahan memperbaiki kesalahan yang bisa saya perbaiki dan
menjadikannya sebagai pelajaran hidup. Ada hal yang ingin saya capai saat yaitu
saya ingin lulus semua mata kuliah dan lulus kuliah tepat pada waktunya. Kenapa
disini saya tidak mencamtumkan kalau target saya dapat A semua dan lulus lebih
cepat dari standarnya? Karena saya sadar betul akan kemampuan saya yang memang
tidak sehebat teman satu kelas saya, tapi bukan berarti saya tidak ada usaha
untuk semua itu, saya tetap berusaha tapi saya berusaha sesuai dengan kemampuan
yang saya miliki dan yang terakhir saya inginkan adalah dilancarkan dan
dimudahkan kuliah saya sampai menjelang sidang skripsi nanti.
c. Masa Yang akan Datang
Saya ingin menjadi pribadi yang jauh lebih
baik dari diri saya sebelumnya. Yang saya ingin lakukan pertama kali adalah
membalas semua yang telah orang tua berikan kepada saya, karena saya merasa sering
membuat susah mereka makanya setalah saya menjadi orang, saya ingin membuat
bahagia orang tua saya. Maksudnya telah menjadi orang itu adalah ketika saya
sudah berhasil menjadi sosok yang lebih baik dan sukses dari kedua orang tua
saya.
2.5 Pandangan Manusia Terhadap Alam
Manusia membangun hubungan timbal balik
dengan ekosistemnya. Manusia
memperoleh berbagai imajinasi dan cerita tentang ekosistemnya, yang menjadi
dasar persepsi mereka terhadap ekosistemnya. Kesemuanya itu memegang peranan
dalam membentuk hubungan sistem sosial manusia dengan ekosistemnya. Berbagai
imajinasi dan cerita tentang lingkungannya dapat membangun suatu seseorang,
berupa persepsi tentang dirinya dan lingkungannya. Setiap orang akan memiliki
persepsi dan cerita yang berbeda tentang lingkungannya sehingga membangun suatu
masyarakat. bisa disebut sebagai pikiran manusia atau Pandangan orang terhadap
makna realitas dan makna kebenaran.
Menurut
Soemarwoto dalam Iskandar (2003:11), pandangan manusia terhadap alam lingkungan
dibedakan atas dua golongan yakni :
1. Pandangan
imanen (holistik)
Menurut pandangan
holistik, manusia dapat memisahkan dirinya dengan system biosifik sekitarnya,
seperti hewan, tumbuhan, sungai dan gunung, namun merasa ada hubungan
fungsional dengan faktor-faktor biosifik sehingga membentuk satu kesatuan
sosio-biosifik.
2. Pandangan
transeden.
Sebaliknya menurut
pandangan transeden, kendatipun secara ekologi merupakan bagian dari
lingkungannya, manusia merasa terpisah dari dari lingkungannya. Ini terjadi
karena lingkungan dianggap sebagai sumber daya yang diciptakan untuk
dieksploitasi sebesar-besar kemampuan.
Pada umumnya,
pandangan transeden berkembang dimasyarakat barat sedangkan pandangan imenen
hidup dan berkembang dimasyarakat timur yang masih “tradisional”.
2.6 Hubungan Manusia Dengan Manusia Lainnya
A. PENGERTIAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
Hubungan antar
manusia merupakan sebuah kemampuan mengenali sifat, tingkah laku, pribadi
seseorang. Ruang lingkup hubungan antar manusia dalam arti luas adalah
interaksi antar seseorang dengan orang lain dalam suatu kehidupan untuk
memperoleh kepuasan hati. Dalam hal ini berusaha mencoba menemukan,
mengidentifikasi masalah dan membahasannya untuk mencari pemecahannya. Hubungan
antar manusia yang merupakan pelaksanaan ketrampilan dimana
seseorang belajar menghubungkan diri dengan lingkungan sosialnya.
B.
TUJUAN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA
Tujuan hubungan
antar manusia adalah agar tercapainya kehidupan harmonis yaitu masing-masing
orang saling bekerjasama dengan menyesuaikan diri terhadap satu dengan yang
lain dan memanfaatkan pengetahuan tentang factor sosial dan psikologis dalam
penyesuaian diri manusia sedemikian rupa sehingga penyesuaian diri ini terjadi
dengan selaras dan serasi, dengan ketegangan dan pertentangan yang sedikit. Hal
ini disebabkan karena didalam masyarakat, setiap orang mempunyai kepentingan
dan harapan yang berbeda-beda atau bersaing satu sama lain. Suksesnya hubungan
antar manusia sebagai akibat tidak mengabaikan sopan santun, ramah tamah,
hormat menghormati dan menghargai orang lain dan faktor etika. Hubungan antar
manusia yang baik akan mengatasi hambatan-hambatan komunikasi, mencegah salah
pengertian,dll.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Soft skill adalah suatu kemampuan, bakat, atau
keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia. Soft skill adalah kemampuan
yang dilakukan dengan cara non teknis, artinya tidak berbentuk atau tidak
kelihatan wujudnya. Namun , softskill ini dapat dikatakan sebagai
keterampilan personal dan inter personal.
Yang dimaksud softskill personal adalah
kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri. Misalnya, dapat mengendalikan
emosi dalam diri, dapat menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu,
dan selalu berpikir positif. Itu semua dapat di kategorikan sebagai softskill
personal.
3.2
Saran
Sebagai seorang mahasiswa kita harus mengerti
apa itu softskill. Dan kita sebagai makhluk sosial kita harus bisa memahami
tujuan hidup kita, karena manusia tidak bias hidup sendiri maka dari itu kita
harus bisa memahami hubungan yang baik dengan manusia lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar