Jumat, 06 November 2020

Tugas SNI dan ISO (Vclass Etika Profesi Minggu 5)

 

A.    STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)

1.      Standar Nasional Indonesia  (disingkat  SNI ) adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Komite Teknis (dulu disebut sebagai Panitia Teknis) dan ditetapkan oleh BSN

2.      Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara pemangku kepentingan, maka SNI dirumuskan dengan  memenuhi Kode Etik WTO , yaitu:

-           Keterbukaan ( keterbukaan )    
Terbuka bagi semua pemangku kepentingan yang berkepentingan dapat menghitung dalam pengembangan SNI;

-           Transparansi (transparansi)      
Transparan agar semua pemangku kepentingan yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai tahap penetapannya. Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informasi yang berkaitan dengan pengembangan SNI;

-           Konsensus dan ketidakberpihakan (konsensus dan tidak memihak)

Tidak memihak dan konsensus agar semua pemangku kepentingan dapat mengalokasikan kepentingannya dan menjalankan secara adil;

-           Efektivitas dan relevansi

Efektif dan relevan agar dapat memfasilitasi perdagangan karena memperhatikan kebutuhan pasar dan tidak bertentangan dengan peraturan-undangan yang berlaku;

-           Koherensi Koheren 
dengan pengembangan standar internasional agar perkembangan pasar negara kita tidak tahu dari perkembangan pasar global dan memperlancar perdagangan internasional; dan

-           Dimensi Pembangunan (berdimensi Pembangunan)     
berdimensi Pembangunan agar memperhatikan kepentingan 'masyarakat Dan kepentingan nasional hearts meningkatkan Daya saing Perekonomian nasional.

(sumber Strategi BSN 2006-2009)

B.     Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001

Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001: 2015 menjadi baru bagi siapa saja yang menerapkannya. ISO 9001: 2015 merupakan versi terbaru yang hanya memiliki 7 Prinsip Manajemen Mutu, berbeda dengan ISO 9001: 2008 yang memiliki 8 Prinsip Manajemen Mutu. Berikut tabel perbandingan Prinsip Manajemen Mutu:




-           Fokus Pelanggan
Prioritas utama dari Sistem Manajemen Mutu adalah Fokus Pelanggan, yaitu dengan memberikan semua kebutuhan yang melebihi harapan Pelanggan untuk memenuhianya kepuasan pelanggan. Sehingga keberlangsungan hidup perusahaan akan terjamin dalam jangka waktu yang Panjang.

-           Leadership
Top Manajemen memiliki peran sebagai pelatih / pimpinan yang memiliki target sesuai dengan sasaran perusahaan, membuat keputusan berdasarkan data dan fakta (decision maker) serta membuat sistem manajemen standar perusahaan.

-           Keterlibatan Dari Orang                 
menciptakan Dan memberikan Nilai LEBIH ditunjukan ditunjukan kepada Pelanggan DENGAN didukung Oleh SDM Yang kompeten.

-           Pendekatan Proses    
Sistem Manajemen Mutu yang ditetapkan di perusahaan berdasarkan proses murni yang ada di perusahaan dengan seluruh pihak yang terkait.

-           Improvement
Dengan selalu melakukan perubahan perubahan lingkungan baik internal maupun eksternal yang tak terkalahkan dengan perubahan terkini. Sehingga perusahaan akan selalu siap menghadapi persaingan dengan kompetitor.

-           Bukti    Berdasarkan   Keputusan           Membuat
Menetapkan KESIMPULAN Dari Sebuah permasalahan ditetapkan berdasarkan analisis Fakta Dan Data Yang TIMAH selama melakukan Analisa. Sehingga keputusan yang diambil akan menghasilkan keputusan yang produktif dan tepat sasaran.

-           Relationship          Management
Untuk mempertahankan kesuksesan Perusahaan harus menjalin hubungan baik dengan pihak-pihak yang berkepentingan.

 

Sumber: Ririn Puji Astuti

Sumber; https://isoindonesiacenter.com/prinsip-manajemen-mutu-iso-9001/

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Membangun Karakter Untuk Berkompetensi Di Era Digital Agar Menjadi Good Digital Citizen Pada masa pra-kemerdekaan, yang dikenal adalah p...